Welcome!

Welcome to my blog. Feel free to read posts in this blog. Critics and Suggestions are useful for me. Thank you :)

Tampilkan postingan dengan label absurd. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label absurd. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Oktober 2015

AFAID 2015 : Luck is No Excuse

AKHIRNYA GUA NGEBLOG LAGEEEE...

Berhubung rumah gue lagi di renovasi dari awal Agustus, jadi gue gak punya koneksi internet yang mapan. Alhasil blog ini udah 2 bulan gak gue urus. Maaf ya, hehe..

Anyway, terima kasih atas wish ulang tahun gue yang ke 20 saat  14 Agustus 2015. Telat ya? Gapapa, yang penting Shania Gracia lucu. Kok bisa? Nanti gue jelaskan di akhir postingan gue, yang penting baca dulu aja :)

Sesuai judul postingan kali ini, kali ini gue akan membahas tentang AFAID 2015 yang diselenggarakan pada 25-27 September 2-15 , dan  entah kenapa gue juga heran kok gue bisa ikut ya. Sebelumnya, gue gak ikut AFAID 2014 karena gue baru awal-awal kuliah. Nah, karena gue udah semester 3, jadi..... ya ada celah lah biar bisa berfoya-foya di sana. Lagipula gue juga pernah ikut AFAID 2012 dan 2013, walaupun hanya exhibition aja sih.

Perjalanan gue dari Oslo Solo dimulai dari kereta api Jaka Tingkir yang tiketnya gue beli H-5 sebelum keberangkatan gue. Saat membeli tiketnya, sisa kursi tinggal 2, dan tentu saja gue pergi sendirian. Oke gue cukup beruntung mendapatkan tiket kereta ini, walaupun bukan yang paling murah, tapi seenggaknya kereta ini termurah ke 3 dari kereta-kereta yang lain.

Sampai di Jakarta hari Sabtu, 26 September 2015, pukul 4 subuh. Iya, 4 subuh. Untungnya temen gue ada yang bangun dan bersedia menjemput gue dari stasiun. Namanya Ilham. Menurut kabar burung, hobi dia adalah tidur. pernah suatu ketika saat gathering fanbase idol group lokalan dia malah tidur di emperan monas. Pernah juga katanya saat buang air besar di WC dia malah ketiduran. Kali ini demi menjemput gue dia enggak tidur. Sangat heroik sekali. Gue sangat bangga sebagai temannya yang ikut mentertawakan dia saat tidur di monas.

Gue dijemput Ilham dan dibawa ke rumahnya yang ternyata dari stasiun ke rumahnya gak nyampe 15 menit. Nyampe di rumah Ilham, gue pun tidur.

Gue bangun jam 8 pagi. Ilham bangun jam 10 siang pagi (sesuai prediksi gue). Kami berberes-beres, lalu sarapan di warteg. Gue lupa saat itu gue di Jakarta, bukan di Oslo Solo. Ilham memesan nasi, jagung, sayur, sambel, dan teh tawar. Gue pesen nasi, ayam, mie goreng, dan es teh manis. Harga makanan dan minuman Ilham 11000. Harga makanan dan minuman gue 17000. Gue sempet syok, dan gue baru sadar, ini Jakarta, bukan Oslo Solo. Soalnya di Solo, nasi, ayam, dan mie goreng harganya sekitar 6000-8000. Perbedaan yang sangat jauh sekali apalagi di kalangan mahasiswa jomblongenes gembelnista seperti saya.

Belom apa-apa udah boros Le...

Tidak apa-apa, yang penting bisa ke Jakarta di waktu liburan yang hanya sabtu-minggu ini.

Setelah sarapan, kami ke AFAID, dan tentu saja menjalankan misi gue di Jakarta : Mencari bibit lacur cosplayer.

Gue sengaja mengincar AFAID day 2, karena gue gak ada waktu untuk hari lain, dan duit gue gak cukup untuk bertahan hidup selama 3 hari di AFAID.

Baru pertamakali masuk AFAID, saya sudah disambut Darth Vader.

Sebenarnya Darth Vader ini adalah salah satu cosplayer yang berada pada event ComiCon, event yang diselenggarakan di waktu yang sama, dan gedungnya sebelahan sama AFAID.

... Oke gue gak perlu ke ComiCon buat foto sama Darth Vader.

Masuk ke dalam AFAID, dan keramaiannya....

*********** !!! Di Oslo gue belom pernah serame dan sepadat ini.

Bersama Ilham, gue mencari bibit lacur cosplayer, dan gue sempet dapet beberapa. Lumayan sih gue bisa foto, secara foto profil gue yang membosankan dan butuh foto baru, seenggaknya sama cewek cakep di sebelah juga gak masalah kan? ^^

 Kotorin >.< Ini cakep banget gila !


 Sayangnya gue gak bisa selfie, memang bukan keahlian gue sih


 Windrunnerranger !


 Ketemu Jeanice. Hhe Hhe


Percobaan selfie pertama : gagal, tapi saya jadi king oil


 Percobaan selfie kedua : lumayan, tapi saya kena sembelih


Tadinya gue juga nyari orang yang cosplay jadi Nishikino Maki, sayangnya gue gak ngeliat. Tidak apa-apa, Kotori, Hanayo, sama Eli udah mantap kok ^^

Setelah  foto bersama beberapa cosplayer, gue ketemu sama temen-temen gue dan Ilham, diantaranya Vico, Amril, Yo, Oki, Angga (gue tulis nama aja, misalnya kalian tidak kenal gapapa lah ya). Dan gue baru sadar, temen-temen gue dan Ilham ternyata temen-temen gue saat dulu ngidol JKT48. Dunia itu memang sempit.

Gue juga diajak temen gue untuk ikut meet and greet bersama LiSA. LiSA siapa? Hmm, kalau nonton film Sword Art Online, yang bawain lagunya itu dia. Selengkapnya cek google aja.

Saat meet and greet, ternyata yang mau ikut banyak, kira-kira sekitar 90-100 orang. Alhasil meet and greet ditiadakan, dan diganti jadi tournament suit alias suten alias janken. Janken kali ini memperebutkan poster LiSA, khusus untuk 7 orang yang beruntung. Gue gak berharap banyak, jadi gue iseng aja ikut-ikut janken.

Dan ternyata gue menang dan dapet poster LiSA. Sebagai cowok yang pernah (tapi gak sering) diwaro idol lokalan, gue biasa aja.

Seenggaknya gue bawa sesuatu yang gratisan untuk dibawa pulang.

Gak mungkin gue ke AFAID gak beli apa-apa, gue juga beli barang lain kok

 Gue gak tau ini karakter evangelion yang mana, tapi gue jadi keinget mantan gue.

Lightstick Lumica Luminace 12 Warna edisi DJ Kazu. Bukan buat parkir mobil, apalagi dijadiin light-saber.

Setelah sangat puas dengan exhibition AFAID, kini ke tujuan sampingan gue : ANISONG !

Untuk AFAID kali ini gue bela-belain nonton Anisong. Kenapa? Karena artis yang gue suka satu panggung semua di hari yang sama (fripSide, LiSA, yanaginagi). Kapan lagi gue bisa ngegila.

Alhasil gue senam lampu dengan lightstick gue, dari jam 8-11 malem.

Selesai Anisong, gue terkapar lelah. Plus, lengan kanan gue sakit.

I ♥ anisong. Best anisong ever !

Selesai AFAID, tentu saja kami pesan emberan KFC. Yang bayar siapa? Gue -__-. Tidak apa-apa, kapan lagi gue bisa ngegila bareng temen-temen gue.

Setelah emberan KFC, kira-kira sudah jam 2 pagi. Gue pun tidur.

Gue bangun tidur jam setengah 11 pagi siang. Ilham bangun tidur jam setengah 12 pagi siang. Kereta menuju Oslo Solo jam setengah 1 siang. Gue belom mandi, belom sarapan, belom beres-beres tas.

Gue panik.

Alhasil gue mandi, beres-beres, beli nasi padang, dan menuju stasiun. Perjalanan dari rumah Ilham ke stasiun cuman 10 menit. Untungnya masih tepat waktu, dan gue makan Nasi Padang di kereta api. Nasi Padang Jakarta sangat berbeda jauh dengan nasi Padang Oslo Solo. Gue lebih suka yang versi Jakarta, karena pedas gurih. Kalau versi Oslo Solo, rasanya enggak pedas, malah manis.

Sampai Oslo Solo gue pulang ke rumah gue, dan tidur, untuk melanjutkan hari esok gue yang ternyata gue masih masuk kuliah.


Sampai saat ini gue masih merasakan hype Anisong AFAID 2015. Sangat keren, apalagi bersama temen-temen ngegila gue. Udah lama gue gak ngegila kayak gitu. Terakhir gue ngegila bersama teman-teman gue sekitar 2 tahun lalu, itupun juga di Jakarta.

Punya temen banyak itu enak, kemana-mana jadi gampang, ngegila bareng jadi seru, kalo curhat jadi banyak solusi, becandaan jadi kocak gila. Kesenangan yang terlalu parah berlebihan, bukan karena guest starnya, tapi karena lingkungan teman yang menguasai kesenangan :)


Well, semoga tahun depan gue bisa ke AFAID lagi, dan tentu saja lulus kuliah dengan nilai yang memuaskan



Oh iya, gue belom menjelaskan kenapa Shania Gracia lucu.


Semua dimulai dari 14 Agustus 2015 pukul 22:00.


Salam Menyeberangi Lapangan, Hanya Railgunku, Penentu Cahaya, Berisiknya Saudara Perempuan.

@leonardixb

Minggu, 29 Maret 2015

Salah Tingkah Bersama Customer Care

Tumben ngeblog lagi. Entahlah, mungkin karena hari ini menurut gue hari yang aneh bagi gue, alhasil dengan (sama sekali) tidak terpaksa, gue post tentang kejadian hari ini yang bagi gue sangat absurd.

Biasanya setiap hari Minggu gue bangun jam setengah 9 pagi. Enggak, gue bangun jam segitu bukan buat ke gereja. Oh iya, selama gue di Solo gue belom pernah ke gereja (kecuali kalo acara gereja dari kampus). Kok gitu Le? Parah anak atheis. Enggak gitu, karena gue pernah ketiduran di gereja di daerah sini karena aransemennya yang membuat gue ngantuk, alhasil daripada gue memalukan keluarga gue dan keluarga masa depan gue, gue gak ke gereja.

Terus? Yaudah gue di rumah aja doa biasa, toh kalau gue rajin ke gereja enggak menjamin gue 100% masuk surga.

Udah ah jangan bahas agama lagi, nanti salah kaprah aja muncul pikiran aneh-aneh :))

Balik lagi ke setengah 9 pagi. Kenapa gue bangun jam segitu? Karena jam segitu ada acara yang sangat gue senangi, yaitu...


Bima Satria Garuda.


Kok bocah banget Le? Yaelah, yang gue seneng kan gak sama kayak lu. Setiap orang ada kesukaannya masing-masing. Terus kenapa pengen nonton Bima Satria Garuda? Karena ada mantan oshi yang bernama Stella Cornelia Winarto gue demen tokusatsu juga sih, jadi ya pengen liat aja Kamen Rider lokal itu kayak gimana sih, ternyata yah bagus juga sih bagi gue, serunya dapet, kocaknya dapet, walaupun gak stabil sih tapi seru.

Dan bagi gue, masa kecil gue jauh sangat menyenangkan sekali daripada masa kecil anak kecil jaman sekarang. Trust me :)

Oke balik lagi. Biasanya gue bangun jam setengah 9 pagi pakai alarm handphone gue. Tapi hari Minggu kali ini, alarm handphone gue gak berbunyi, padahal udah disetel. Alhasil gue bangun jam setengah 10 pagi.

Ketinggalan nonton Ci Stella Bima deh :(

Handphone gue yang baru emang aneh sih. Dari awal beli handphone, baru 3 hari beli, ngecharge gak mau full, mentok di 80%, direstart dulu baru mau 100%. Standby, paling didiemin 18 jam juga sisa 15%. Alarm suka gak bunyi (jadi kali ini ketiga kalinya alarm gue gak bunyi, dua kali sebelumnya membuat gue telat kuliah). Buat browsing juga suka ngehang. Sebenernya gue tau kelemahan handphone ini sejak sebelum beli sih, cuman karena saat itu masih pake duit bokap, dan bokap yang nyuruh gue beli handphone itu, alhasil mau gak mau ya terpaksa nurut.

Karena kelaknatan handphone tersebut, dengan bekal tabungan (yang rencananya buat) keluarga masa depan gue, alhasil gue habiskan 95%nya.

Sedih... Gila...
Crazy... Sad...

Yap, gue beli handphone baru. Yang lama? Masih ada, cuman gue gak pake aja. Ngapain pake handphone yang membuat gue gak bisa menonton Ci Stella :(.

Jadi kira-kira umur handphone gue (yang aneh) itu sekitar 3 bulan di tangan gue.

Kemudian gue membeli handphone baru, masih satu merek, tapi beda tipe, dan tipenya lebih tinggi sedikit daripada handphone gue sebelumnya. Kali ini semoga gue gak salah pilih.

Setelah gue membeli handphone itu, ternyata slot SIM Cardnya gak cocok, karena handphone tersebut kecil. Alhasil gue harus potong SIM Card ke customer care operator gue.

Dan disinilah keabsurdan gue terjadi...

Sesampainya di customer care, gue ketemu sama mbak-mbak customer carenya.

ANJIR CANTIK BANGET SUMPAH GAK BOONG.

Seriusan. Gak make up tebel, mukanya natural, cantik. Setelah sempet saling tatap-tatapan, gue baru sadar, ternyata mukanya mirip member JKT48.

AH ELAH LE BAHAS JEKATE LAGI. Bodo amat, postingan gue ini.

Kali ini muka mbaknya itu mirip member JKT48 bernama Sofia. Siapa dia? Kok gak terkenal. Dia member generasi ketiga, emang gak terkenal kok, tapi dia bikin temen-temen gue jadi demen sama dia loh.

Kira-kira muka Sofia itu kayak gini :


Serius, asli mirip 95%. Kali ini mata gue gak boong.

Jadi kira-kira mbak itu umurnya 20 tahun keatas, gak nyampe 30 tahun. Kita berdua ngobrol dengan canggung, entah kenapa. Mau buka handphone gue, gue kesusahan, dia mau bantuin, dia gak bisa juga, gue yang buka, gak bisa juga, dia yang buka, gak bisa juga...

Gitu aja terus sampe Mad Dog berantem lawan Chuck Norris.

Alhasil entah sampe keberapa kalinya, handphonenya kebuka juga. Kita saling tertawa gak jelas. Setelah dicek slotnya, dan SIM Cardnya dipotong, kemudian dimasukan ke handphone baru gue, dia gak bisa masukin. Alhasil gue yang masukin. Dia ketawa. Gue juga ketawa.

... Berasa absurd.

Setelah ketawa gak jelas itu, gue tanya harga servisnya berapa. Pertanyaan yang sebenernya bodoh sih. Cuman potong SIM Card aja kok ada harganya. Dia membalasnya "gratis", sambil tersenyum. Gue senyum juga. Alhasil gue bilang terima kasih, dia juga bilang terima kasih, dan gue senyum, dia juga senyum.

... Aneh.

Entah kenapa setelah kejadian itu, gue pulang ke rumah, dan kepikiran sama seseorang yang dulu gue pernah suka (alias: mantan gebetan). Dulu pertama kali ketemuan sama mantan gebetan gue, salting juga, senyum juga, absurd juga.

Yang jelas sih mbak customer care tadi bukan calon gebetan gue ya.

Cuman kejadiannya itu, bikin gue merenung akan masa-masa gue sama mantan gebetan gue saat gue masih di Bekasi, dimana saking akrabnya gue sama dia, disangka pacaran, padahal enggak. Iya sih gue juga gak bakal jadian sama dia, mulai dari beda pandangan, dan beda tingkat pemikiran juga.

Kok jadi galau mellow gini ya. Di pikiran gue banyak yang gue kangenin. Mulai dari rumah lama, lingkungan lama, temen lama, oshi lama, hingga mantan gebetan lama. Emang ada gebetan yang baru? Gak ada sih, susah cari cewek di jurusan mesin :(


Well, semoga mbak customer care tadi hidupnya sukses kedepannya dan hidupnya lancar aman tentram damai sejahtera, karena senyumannya bikin gue terhibur atas kekesalan gue gak bisa nonton Ci Stella Bima Satria Garuda.


Salam Salting

@leonardixb

Jumat, 04 Juli 2014

Berkah Sekolah di Lantai 4

Berdasarkan postingan terakhir gue, gue bilang saat itu theater terakhir gue. Emang beneran theater terakhir kok hehehe..
...
...
...
...
...
...

Tapi untuk eventnya enggak.

Gue ikut event JKT48 School 3 Juli 2014, tepat saat gue menulis blog ini. Kok bisa? Gue apply jam 23:30 malam. Pas jam 00:05 tiba-tiba dapet email buat nonton JKT48 School. Alhasil gue kembali lagi ke fx lantai 4 untuk "sekolah" jam 8 malem.

Lah ngapain sekolah malem-malem, di mall pula?

Nggak sekolah beneran. Ini kayak JKT48 School yang dulu di Gombal TV itu loh. Cari deh di youtube. Bedanya kali ini live, jadi kita nonton di theater langsung live. Asik ga? Baca aja terus postingan gue, ntar silahkan menilai sendiri :))

Perjalanan dari rumah (bukan di Solo) ke fX kali ini lebih cepat dari hari di kalender..., eh maksudnya lebih cepat dari biasanya. Kali ini cuma 40 menit, padahal gue cuma pake motor bebek 110 cc (bukan motor ngebut). Tapi bisa cepet gitu ya.

Kok bisa? Berkah ramadhan.

Karena 40 menit dan gue berangkat dari rumah jam 15:10, gue nyampe fX jam 15:50, sedangkan tiket dibuka jam 17:00. Masih lama. Alhasil gue makan di wendys, memesan 1 beef burger, tapi dapet gratis 1 orange juice.

Kok bisa? Berkah ramadhan.

Btw, gue gak puasa, maaf ya :)

Lanjut lagi. Kira-kira jam 17:00, gue ke f4, tapi gak langsung tuker tiket. Gue nonton film twilight breaking dawn part 2 dulu di layar besar, semacam layar tancep tapi lebih elit. Ngapain nonton film gituan? Wah, pasti gak pernah ke fX ya. Di fX itu hiburannya sedikit abis, kalo ada tempat semacam timezone mending gue ke timezone main balapan mobil.

Setelah filmnya habis, gue tuker tiket, dan dapet bingo nomer 2. Semoga bingo ini membawa berkah di bulan ramadhan ini.

Gue juga ngasih surat buat member yang gue support di gen 3, namanya Chikita Ravenska Mamesah, alias Chika, atau bisa dipanggil : Chikawaii, Chikangen, Chikachu, Chikarena kusuka suka dirimu. Apasih Le gak jelas. Maklum, gue seneng manggil dia kayak gitu. Tapi ada kejadian aneh saat gue ngasih surat.

Gue : misi pak, mau ngasih fanlet *sambil nyodorin surat*
Satpam theater : buat siapa?
Gue : buat Chika
Satpam theater : ooh.

Kemudian sang satpam theater buka pintu, dan manggil Chika

Gue : makasih pak

Jadi, kalau sepintas, kayaknya suratnya langsung nyampe ke Chika sih.

Karena tempat hiburan sangat terbatas, gue cari makanan di pinggir trotoar. Maklum, saya bukan orang elit yang harus makan di restoran atau ber AC, lagian duit saya pas-pasan juga. Level saya terlalu tinggi buat makan di restoran. Di trotoar juga makanannya lebih murah.

Terus kenapa sebelumnya makan di mall? Kan dapet minum gratis hhe.

Setelah makan di trotoar, gue ke food court f5. Lah katanya gak level makan di mall? Gue gak makan, gue cuma numpang duduk doang disana. Gila kurang gak tau diri apalagi gue.

Oh iya, selama gue di fX, gue ketemu member gen 3 bernama Maria Genoveva Natalia Desy Purnamasari Gunawan. Gila namanya panjang abis kayak kereta api. Nama panggilannya Desy. Gue ketemu dia 3x, di lantai 1, lantai 3, dan lantai 5.

Kok bisa? Hoki ini, bukan berkah.

Habis duduk sambil melihat handphone menunggu ada cewek yang ngajak gue chatting (padahal gak ada sama sekali), jam 19:30 gue turun ke f4 buat ngantri bingo.

Baru nyampe depan theater, pertama kali dipanggil langsung bingo nomer 2.

Kok bisa? Berkah ramadhan.

Alhasil gue dapet first row.

AKHIRNYA DAPET JUGAAAAA. GILA SENENG BANGET GUA.

Btw ini ketiga kalinya gue first row selama gue theateran.

Dan akhirnya gue sekolah di malam hari, dengan wali kelas Ibu Kinal, guru sejarah Ibu Rica, dan guru budaya Ibu Sendy.

Ada Chika juga jadi murid, pake kacamata, megane...

KAWAII DESU... LUCUK BANGET ALIG... WA PENGEN PUNYA ADEK KAYAK DIA :(

Kira-kira mukanya kayak gini

Tolong, jantung saya melemah

Untuk show kali ini, Chika lebih aktif daripada biasanya dia di theater. Dia ngejawab pertanyaan-pertanyaan dari guru, dan lebih bersemangat. Dan di sesi terakhir, ada perform Aitakatta. Chika mantab deh. Apa mungkin pengaruh dari surat gue ya.... Ah, gak mungkin, mungkin Chika lebih meningkat performnya.

Kemudian setelah kegembiraan tersebut, gue pulang ke rumah. Kali ini perjalanan fX - rumah gue cuma 35 menit.

Kok bisa? Berkah ramadhan.

Sekian kegembiraan gue di event JKT48 School kali ini. Gila seneng abis gue. Semoga Chika tetap semangat dan jangan grad terlalu dini. Ganbatte \o/


Salam Chika-Chikaan

@leonardixb

Minggu, 15 Juni 2014

That isn't Over

Hari Sabtu, 15 Juni 2014, gue sendirian di rumah. Ayah, ibu, dan adik sedang di Solo. Bentar lagi kami akan pindah ke Solo. Kenapa? Gak tau, urusan orang tua gue. Gue sih males aslinya, tapi yaudahlahya sebagai anak yang baik dan penurut, gue ikut aja, daripada ntar malah berantem ngalah aja ya.

Sebenernya inti postingan gue bukan itu.

Karena kesendirian gue, gue bete. Main DoTA 2? Bisa sih, tapi lagi bosen. Alhasil gue jalan-jalan. Enggak, kali ini bukan ke mall di bilangan Sudirman di lantai 4 tempat pemuja kakak-kakak dan dedek-dedek lutchu. Terus? Kali ini gue ke Tambun.

Gila lo ke Tambun, ngapain?

Emang sih rumah gue rada jauh dari Tambun, di pinggir Jakarta. Tapi gue ada janji sama salah satu performer disana. Siapa? Kheren. Siapa Kheren? Baca postingan gue yang ini deh. Sekarang dia jadi salah satu anggota SGP? Apa itu SGP? Enggak, bukan Sales Promotion Girl, lagian itu mah SPG kali bukan SGP. Sales Gromotion Pirl? Lu mabok ya.

SGP itu Sky Girls Project. Girlband apalagi tuh? Bukan girlband sih, lebih ke grup yang suka cover dance gitu. Bagus gak? Sebagai grup cover dance baru, lumayan lah.

Selain nonton SGP, gue juga pengen melihat oshi lama gue, Stella Cornelia.

...... Get a Life Bro...

Banyak yang bilang gue susah move on dari Stella. Jujur, gue tipikal orang yang paling susah ngelupain orang yang terlalu banyak membuat hidup gue lebih positif. Jadi susah move on? Iya, walaupun bukan oshimen gue sekarang (karena udah grad), dia tetep berpengaruh terhadap hidup gue dari awal ngidol hingga dia grad.

Udah ah jangan bahas Stella grad lagi, entar gue nangis lagi keinget theater terakhir dia.

Perjalanannya, gue naik motor ke Tambun. Emang tau jalan? Selow, gue udah nanya temen gue yang rumahnya di Tambun, hingga akhirnya nyampe ke acara itu. Apa nama acaranya?








Yang twintail imut lucuk itu namanya Kheren.
Sky Girls Project perform Aitakata

Alhasil gue muter balik dari Kranji ke Tambun lagi. Ngapain? Cuma demi nonton Stella. Kok gila banget lu? Gue kan udah pegang omongan gue di paragraf awal tadi :). Sorry men, walaupun gue jomblo, gue tipikal orang yang pegang sama omongan gue sendiri :). Apa hubungannya sama jomblo? Gak tau juga sih, kali aja ada cewek yang baca terus demen sama gue bisa aja jadi............................................... punya temen baru.

Setelah sampai sana, gue makan dulu, terus langsung masuk ke acara itu.

Ternyata ada undian berhadiah photobook Stella. Undian berdasarkan nomor yang tertera pada tiket masuk. Udah 5x undi, gak ada yang tunjuk tangan juga, udah pada pulang kayaknya.

Hostnya gak habis pikir. Karena gak mungkin ngundi terus, dia bikin kuis. Pertanyaannya sih gak susah-susah banget.

Tanggal berapa Stella lahir?
Tangan kanan gue reflek ke atas.

Kok wota banget sih le sampe tanggal lahir mantan member aja tau. Gue juga gak tau itu reflek sumpah. Lalu gue lari ke panggung dan langsung jawab pertanyaannya.

Jawaban gue bener, dapet deh photobook Stella.

Untung gue muter balik tadi. Thanks my mind, I'm proud with you :')

Gak mungkin kan gue abis dapet photobook langsung kabur pulang. Gue akhirnya nonton Stella perform lagi.

Ngeliat dia nyanyi di panggung jadi keinget masa-masa awal gue ngidol. Masih mirip, cuma bedanya kali ini fansnya makin banyak.

Setelah dia selesai perform, gue pulang.

Jadi, ya, hasil petualangan gue ya begini

Thanks for these stuffs :)

Oh iya, ada kejutan lagi.
Gak tau kenapa pas diupload jadi terbalik gini
Ingin diperjelas, tapi gue takut dibilang sombong. Tapi demi blog gue, gue jelasin deh kenapa gue bilang itu kejutan.

Surprise!
Gila. Gue masuk di kolom sesi tanya jawab dia di photobooknya. Gak nyangka gue....

Makasih Ci Stella udah mau ngejawab pertanyaan saya, dan dimasukin ke photobook cici. Seriusan gak nyangka abis.

Gue berpikir... Pantesan tadi ada orang yang bawa photobook Stella terus buka-buka bukunya, terus dia ngeliat gue. Mungkin .... Ah geer, gak mungkin, kebetulan aja kali.

Berarti dukungan gue buat dia gak cuma sampai disini aja :)

Sekian, terima kasih banyak, hari ini udah bahagia :)


Salam Bahagia

@leonardixb


P.S : Blog ini gue masukin ke label wota, karena walaupun isinya bukan tentang gue ngidol, tapi ada tokoh yang pernah berpengaruh dalam kehidupan ngidol gue.

 





Sabtu, 21 Desember 2013

Handshake yang Terlambat

Gue lagi gak tau mau ngeposting apa malam ini. Alhasil, mending gue ngepost kejadian yang sebenernya udah lama terjadi, sekiat 2 minggu yang lalu, yaitu tanggal 7 Desember 2013.

Ada apa dengan 7 Desember? Sebenarnya 7 Desember adalah hari dimana diadakan Individual Handshake event, event dimana kalian bisa handshake sama salah satu member JKT48 selama 10 detik. Handshake eventnya berasal dari pembelian single Yuuhi wo Miteiruka (Apakah Engkau Melihat Matahari Senja) dari JKT48. Sebenernya eventnya di bulan September (kalo gak salah), tapi karena ada beberapa member yang gak bisa ikut handshake saat itu, alhasil diundur hinga 7 Desember.

Member yang mengikuti handshake susulan kali ini adalah Beby dan Stella.

Kalau kalian mengikuti postingan blog gue dari awal tentang dunia perwotaan gue, pasti kalian tau gue mau handshake sama siapa. Enggak, bukan sama Dhike. Gue udah pernah handshake sama Dhike sih, Gak percaya? Nih linknya (plus ada tebak-tebak mengejutkan dari Stella saat itu).

Err, kok jadi ngebahas Dhike... Ganti topik.

7 Desember juga sebenarnya gue (enggak sengaja) dapet email untuk nonton theater JKT48 lagi. Kok bisa gak sengaja? Sebenernya gak niat apply, eh malah dapet. Alhasil gue nonton deh. Gue kira di jadwal bakal ada Stella, karena dia ikut handshake. Ternyata dia gak perform theater. Suram, tapi semoga handshakenya berkesan bagi gue.

Gak pake basa-basi, gue langsung cerita dari gue mendarat di fx aja deh.

Gue langsung naik ke f4, satu lift sama Vanka (member trainee JKT48). Sebagai orang yang sering ketemu cewek cantik, gue biasa aja, toh masih ada yang lebih cantik dari dia. Siapa dong? Kepooo~

Maaf, lagi kangen, jadi gak jelas begini. Lanjut lagi.

Sampai di theater, gue menukar tiket handshake gue agar bisa handshake. Sampai di tempat handshake, petugasnya minta tiket handshakenya. Gue malah nyodorin tangan gue, dan Stella ngetawain gue.

****, baru sadar gue malah mau handshake sama petugasnya. Bikin malu komplek perumahan aja -__-

Setelah membuat malu, gue langsung kasih tiketnya. Baru jalan dua langkah ke arah Stella (belom pegang tangan), langsung disapa sama Stella
"Hai Leon"
 Kok.... Tau..... Ya......

Sontak gue langsung kena stun, diam hening menganga di tempat. Untung gue sering ketemu cewek cantik, alhasil gue kembali sadar.

Kembali ke perbincangan antara gue dengan Stella

Stella : Hai Leon
Gue : (kena stun 1 detik) Wah, cici udah tau ya (senyum senyum)
Stella : Hahaha. Apa kabar?
Gue : Baik kok. Cici?
Stella : Baik juga
Gue : Cici udah liat video dari aku?
Stella : Udah (cengengesan).... Lucu (ketawa lepas)
Gue : Maaf ya ci videonya terlalu memalukan
Stella : Gapapa, videonya lucu kok.
Gue : Oh iya, kan cici udah mau grad. Semoga cici...... hmm, bisa sukses selalu, hmmm, dan.... keinginan cici semuanya tercapai
Stella : Amin. Makasih ya
Satpam : NEXT (pake nada tinggi ala penyanyi rocker kejepit bajaj)
Gue : Belom, mau ngomongin privacy dulu
Satpam : (diem aja)
Gue : Oh iya, cici kenal sama *nama sodara gue* gak?
Stella : Ooh. Kenal
Gue : Dia itu saudara aku loh, kadang suka cerita-cerita tentang cici.
Stella : Ooh. Titip salam ya buat *nama sodara gue* ya, udah lama gak ketemu
Gue : Sip
Stella : ....
Gue : .... Udah itu aja ci.
Stella : Oke, makasih ya semoga sampai bertemu lagi (kasih sticker Stella versi kartun)
Gue : Makasih ci (ambil stikernya lalu keluar theater dengan wajah sumringah)

Kalo dihitung-hitung waktunya, itu 10 detik lebih. Untung satpamnya pengertian, alhasil gue bisa lebih deh durasinya.

Btw, soal video yang diomongin sama cici, itu video proyekan gue. Pernah gue bahas di posting sebelumnya, tapi karena gue anak baik, rajin, suka menabung (walaupun viewer blog ini sedikit)(gue juga gak tau gue ngepost ini siapa aja yang baca, kayaknya gak ada), gue tampilin lagi di postingan kali ini. Tips : siapkan kantung muntah, karena videonya sangat menjijikan, apalagi bagian yang ada guenya. Masalahnya semua bagian ada guenya, jadi siap muntah tiap scene ya.



Udah selesai muntahnya? Semoga udah.

Setelah handshake, gue nonton theater seperti biasa, gak ada yang bisa diliat karena gak ada Stella. Alhasil gue ngeliat Dhike aja bawain lagu Tsundere. Masih bagus performnya.

Sekian postingan terlambat gue kali ini. Yang penting Stella cantik yaa~


Salam Telat

@leonardixb

Selasa, 12 November 2013

Handshake Festival

Kejadian di postingan ini sebenarnya terjadi pada tanggal 10 November 2013. Enggak, cukan cuma itu adalah hari Minggu. Hari itu adalah hari pahlawan, hari dimana rakyat Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari penjajah. Tapi postingan gue kali ini enggak mengarah ke situ.

Tanggal itu juga merupakan event Handshake Festival yang diselenggarakan oleh JKT48 di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta. Apa itu Handshake festival? Karena gue gak mau copy paste dari sumbernya, mending buka sendiri, linknya disini.

Kali ini gue ikut event tersebut. Kok bisa? Karena gue pernah membeli album Heavy Rotation. Di dalam album tersebut terdapat tiket khusus untuk Handshake Nasional (Handshake Festival).

Gue juga akan handshake 2x pada event ini. Kok bisa? Gue dapet 2 tiket pink. 1 dari gue, satu lagi dari Fifi. Siapa lagi itu Fifi? Hmm, pasti kalian gak pernah baca postingan gue sebelum-sebelumnya, atau mungkin kalian baru aja pertama kali mengunjung blog yang gak terkenal ini. Kalo di postingan sebelumnya, Fifi pernah ikut nonton theater bareng gue. Selengkapnya ada di postingan ini. Fifi gak ikut handshake karena dia sibuk, alhasil tiketnya dikasih ke gue. Barokah.

Hari event tersebut tiba. Gue sengaja berangkat siang dari rumah, jam 1. Kenapa? Karena kalau gue berangkat pagi-pagi pasti disana udah banyak maniak bau pasar ikan disana. Daripada gue kebauan dari pagi, mending siang aja kebauannya.

Sampai sana, awalnya gue nyasar dulu cari parkiran. Parkirannya penuh semua. Alhasil setalah 30 menit mengitari daerah tersebut, akhirnya gue masuk ke parkiran basement yang usang banget, gelap, dan kalo malem pasti horror. Parkirannya udah cukup bikin gue kesal.

Lalu gue menuju ke tempat tersebut, dan tada...... para maniak dengan bau pasar ikan dan bau kambing pun semerbak dimana-mana

Keramaian yang tidak seperti biasanya di tempat ini

Jujur, gue gak pernah ngeliat keramaian kayak gitu :))

Karena gue mulai lapar, dan jam menunjukan pukul 14:00, sedangkan handshake dimulai pukul 16:00 (molor dari jam sebelumnya 15:00), akhirnya gue ngantri booth mie instant cup dulu. Tidak peduli gue mau ngegaul dimana, yang penting mie instant nomer satu

Hampir sampai..... Difoto setelah 40 menit mengantri


1 jam gue bergerilya demi mie instant seharga 5000 (+ dapet minuman 1 gelas). Kok bisa? Pertama, di paling depan barisan gue, pesennya 5 cup, ada juga yang mesen 10 cup di belakangnya. Kedua, orang di depan gue kemungkinan gak pernah ikut antrian Waiting List theater, mau aja diselak. Akhirnya gue nyelak dia dengan skill gue yang udah pernah ikut antrian Waiting List sebanyak 13x, 12x diantaranya bosa nonton theater (baik disengaja maupun nggak sengaja), 1x gagal karena gue masuk antrian WL khusus luar Jabodetabek.

Setelah lahap gue menghabiskan mis instant cup tersebut, gue berkeliling melihat-lihat keramaian maniak, sekaligus mencari tempat gue buat belajar, karena di hari Senin (esok harinya), gue ada ulangan Matematika dan Mandarin. Keren? Iya, jadwal ulangan sekolah gue emang keren.

Enggak gue duga, ternyata gue ketemu Haruka. Gue jadi inget Fifi. Enggak, bukan inget orangnya. Fifi oshimennya adalah Haruka, jadi mending gue kasih salam aja.

Kira-kira percakapannya begini
Gue : Hai Haruka
Gon : Halooo *dengan aksen jepang-indo dia yang ya..... begitulah*
Gue : Dapet salam dari temen aku, namanya Fifi
Gon : Oh iyaa? Kasih salam balik yaaa
Gue : Oke... Dah ya Haruka. Dadah
Gon : Dadah *lambaikan tangan kayak orang nyerah liat setan di Dunia Lain.... bentar, gue bukan setannya, dan gue lagi gak di Dunia Lain*

Entahlah, kok bisa enggak sengaja ketemu dia.

Setelah jam 16:00, gue mengantri buat Handshake Nasional. Siapa tau gue bisa ketemu Stella, yang sampai saat ini masih jadi oshimen gue.

Oh iya, Stella udah mau graduate dari JKT48. Pengumumannya saat dia ulang tahun, 3 November 2013. Seenggaknya gue udah berhasil bikin project terakhir gue buat dia. Tapi setelah pengumuman itu, gue selama seminggu dikata-katain karena 3 member yang gue dukung (Mariko Shinoda, Annisa Athia, Stella Cornelia) graduate semua. Sisanya tinggal dhike.

Mungkin gue akan oshihen suatu saat nanti.

Balik ke topik awal ya, jadi melenceng jauh terbang tinggi bersama mimpi gini -__-

Saat mengantri, gue ngeliat member-membernya yang akan handshake. Kok gak ada Stella ya... Ternyata Stella lagi di booth mie instant yang tadi gue beli.

Sedih gilak....

Mestinya gue gak beli duluan....

Suram aink....

Dengan pasrah, di tengah kerumunan maniak, gue ikut Handshake Nasional, memilih salaman sama barisannya Kinal, Rica, Saktia, dan Cindy Gulla. Oh ya, Handshake Nasional itu, kita bisa handshake sama beberapa member secara acak. Btw, kenapa gue pilih barisan tersebut? Karena disana ada Kinal, yang pernah membuat gue.... ah sudahlah, kejadiannya ada di postingan yang ini.

Saat handshake, ternyata Kinal masih inget gue.
Kinal : Kemana aja lama nggak dateng
Gue : Haha, sibuk sekolah
Udah itu aja. Entah kenapa kayaknya Kinal masih inget gue, kayaknya sih ya, atau gue yang kegeeran. Yang pasti sih Kinal gak mungkin inget dia pernah ikut-ikutan ngucapin pas tanggal 14 Agustus bareng Shania sama Stella.

Sisanya monotone cuma bilang "terima kasih". Setelah handshake, gue ke booth mie instant cup tadi, semoga Stella masih ada

Sampai disana, ternyata Stella udah gak ada.

Sedih gilak....

Perpisahannya gak se-happy ending FTV....

Setelah hopeless, tiket handshake kedua (dari Fifi) dipake buat barisan yang sama. Kenapa? Karena gue gak tau mau handshake sama siapa lagi -__-

Saat kedua kalinya, ternyata Cigul inget gue....
Cindy : Makasih ya
Gue : Iya
Cindy : Eh, kok dateng 2x?
Gue : Hehehe, gapapa dong
Cindy : Oh oke deh hati hati di jalan ya. Byee *melambaikan tangan kayak anak kecil*
Setelah itu, gue langsung balik. Sempat ada kejadian lift nyasar, basement terkunci, masuk lift buat cleaning service dan akses menuju parkiran motor yang melewati basement yang gak ada penerangannya sama sekali, cuma ada suara generator aja. Seram? Kalau malam, sepertinya iya.

Mungkin fasilitas mallnya harus diperbaiki dulu, atau beri tanda gitu kalau ada lobby basement yang dikunci. Sungguh menghabiskan waktu.

Oh iya, ini ada beberapa foto juga hasil jepretan saat gue jalan-jalan di antara kerumunan maniak.

 Kalo banyak wota pada ngumpul, berarti ada member yang di depan. Contohnya foto ini. Di depan ada Yona dan Ikha


Sendy lagi bawain lagu "Power of Love". Tuh Sendy ada di layar tancepnya. Keren abis.


Tolonglah.... 

Gak ada foto Stella.... Nasib :(|)

Sekian postingan kali ini. Gak sesumringah seperti yang gue harapkan. Tapi seenggaknya JKT48 Operation Teamtelah menunaikan kewajibannya mnenyelenggarakan Handshake Nasional yang sudah molor berbulan-bulan lamanya


Oshihen Omedetou

@leonardixb

Senin, 16 September 2013

Postingan (Hampir) Berbahasa Intelektual

Well, mungkin bulan ini lagi ngetrennya bahasa-bahasa ala salah satu komedian artis yang pernah diwawancara di salah satu stasiun TV, denan bahasa-bahasa jenius aneh bin ajaibnya. Di youtube juga udah berjamuran video-video dia, dan video-video parodinya, yang menggunakan bahasa-bahasa intelektual ala komedian artis tersebut.

Saking banyak video-video parodinya, yah sampe masuk trending video di youtube. Sehingga jadinya terlalu mainstream. Gue juga gak bisa bikin video, mau bikin videonya aja juga gak bisa. Mau rekaman, kameranya mati. Giliran kameranya udah bener, tempat shootingnya kebakaran. Sedih gila.

Alhasil gue pilih blog gue, yang (sengaja) bahasanya diintelektualisasi, biar kece gitu.

Well, I really don't know what happen with my brain. Kayaknya otak gue sedang mengalami devastatorisasi ide. Iya, devastatorisasi, kata penyerapan dari kata asalnya, "devastator". Artinya? Gak tau juga sih. Tiba-tiba gue keinget kata "devastator" di film Transformer.

Gue bener-bener gak tau mau posting apalagi di postingan kali ini. Rasanya terjadi suramisasi dalam hidup gue. Hidup gue terkapar hampa tak berbentuk, tak berujung, tak bercela, tak rupawan. Masa depan gue sudah dilenyapisasi oleh kesuraman sirna hidup gue.

Apa gara-gara kejombloan gue ya? Kayaknya muka gue not ugly lah, secara umur gue 18 my age, masih young teenager gitu deh.

Sama seperti beberapa remaja lainnya yang suka galau, gue serng mengalami kontrovensi hati, yang kadang bisa mempersuram, atau mempersulit perasaan gue. Kadang gue suka kepikiran dia, cewek yang gue suka. Tapi dia, ah sudahlah, she's so far the level from me. Gak mungkin banget dapetin dia. Dia itu udah kayak di angkasa sana, dikejauhan...

Rasanya gue udah distatusisasi sebagai jomblongenes-gembelnista di lingkungan gue. Sedih? Enggak juga sih. Dengan status gue yang udah distatusisasi sebagai jomblongenes-gembelnista, berarti gue bisa deketin cewek lain, baik cewek yang jomblo maupun enggak, yang cantik maupun cantik banget, yang kaya maupun millionaire. Yap, gue rasanya free, terbebasisasi dari segala bentuk bebanisasi perasaan.

Gue jadi kangen theater JKT48. Terakhir gue ke theater pas gue ulang tahun. Iya, yang ulang tahunnya diucapin. Soal sikap lilin? Karena event handshake ci Stella diundur, jadi sikap lilinnya terpaksa gue undurisasi. Toh juga ternyata tanggal segitu ternyata gue harus perpanjangisasi STNK gue yang udah expired.

Sekian postingan tanpa pengetahuan ini, baik pengetahuan ilmu, maupun bahasa. Namanya juga gue lagi devastatorisasi ide, gak ada ide apa-apa.


Salam Orang yang enggak S3 di Amerika

@leonardixb

Senin, 03 Juni 2013

They Were Right

Postingan ini ditujukan untuk event handshake yang diselenggarakan saat Sabtu, 1 Juni 2013. Iya, itu hari lahirnya Pancasila. Pasti pada gak tau kan? Hahahaha sama dong.

Hari ini gue ingin memastikan siapakah oshimen gue sesungguhnya, antara Stella dan Dhike. Apakah dia kenal gue apa enggak? Jika salah satu diantara mereka kenal gue, dia jadi oshimen. Jika dua-duanya gak kenal gue, yaudah, gue cari member favorite lain. Kali ini gue ingin mencoba kepastian dengan Dhike via handshake, sementara Stella, mungkin gue bakal beli single RIVER lagi.

Gue bangun tidur jam 7 pagi, gue ngeles fisika. Iya, gue lagi di hari ken666erian gue, yaitu UAS. Hari Senin adalah UAS Fisika. Sabtu gue les Fisika dari jam 7 hingga jam 11. Lama ya. Iya, gue penat.

Setelah les, gue makan Soto Mie, kemudian jam 12 gue langsung ngacir ke tempat ibadah para jomblo bau keringat penyuka kakak-kakak dan dedek-dedek lutchu (baca: FX Sudirman). Biar agak keren, gue kesana naik motor, biar kayak anak gaul ngetrek gitu (padahal baru beli motor 2 hari kemudian udah jatoh)

Sampe di FX, gue langsung ke f5, buat memastikan aja sih. Pintu lift terbuka, dan aroma jomblo amis campur ikan diselipin ketiak pun berhamburan. Asli bau. Gue langsung ke salah satu toko di f6, untuk bertemu teman-teman sepergaulan gue dalam soal ngidol.

Di sana, gue ketemu dengan teman se-komplek-rumah-yang-ngakunya-bukan-fanbase (LaskarHI48) bernama Stanley dan Sutirta. Stanley bilang, ada penjualan OGB di f5. Gue panik. Gue langsung ke f5 untuk memastikan apakah member-member yang akan gue pastikan apakah udah sign atau belum.

Gue ke f5, ngeliat spanduk. Ternyata udah sesi 4. Gue cek member yang belom sign. Ternyata Stella masih ada lagi di sesi 5. Sip, gue menghabiskan 90% duit gue di dompet buat beli OGB versi 2 seharga Rp.150.000. Lebih mahal dari OGB sebelumnya? Iya lah. Secara logika sih, makin banyak member = makin butuh duit buat ngegaji mereka = merchandise dijual makin mahal. Simpel.

Gue mengantri buat beli OGB sekaligus sign. Gue gak jadi mencoba kepastian lewat handshake dengan Stella, karena sesi handshake Stella adanya saat malam. Rencananya sih gue pengen pulang cepet. Akhirnya gue pengen coba kepastian melalui sign OGB.

Setelah gue beli OGB dan dapet tiket Sign buat Stella, gue ngantri lagi buat sign. Gue rencananya mau ngomongin kacamata cici yang kawaii dan pengen beli (karena kehabisan ide), dan tibalah saat giliran gue buat sign

Stella : Halo
Gue : Halo Cici *sambil nyodorin OGB yang udah dibuka halamannya buat di sign*
Stella : Namanya siapa
Gue : *yah Stella dah tanya gue, pesimis deh* Aku Le...
Stella : Leonardi.....xb?
Gue : ... kok cici tau!??
Stella : Hehehehe
Gue : *speechless sambil ngeliatin OGB yang lagi ditandatangan*
Stella : Udah gini aja?
Gue : Udah... Hehehehe
Stella : Makasih ya, sampai ketemu lagi
Gue : Makasih cici

Okeh. Gue bahagia. Wajah gue sumringah. Pengen nangis, tapi sebagai cowok teladan dari komplek perumahan yang pernah gak sengaja masuk TV, gue gak jadi nangis.

Setelah kepastian terhadap oshimen, gue langsung ke f4, buat handshake sama Dhike. Kali ini sih ke Dhike gue pesimis, secara gue gak terlalu dikenal sama dia.

Gue pun ngantri buat sesi handshake, tuker tiket, dan langsung masuk ke jalur yang ada papan bertuliskan Rezky Wiranti Dhike.
Gue : Halo ikey
Dhike : Halo
Gue : .....
Dhike : *goyang2in kepala sambil ngeliatin gue*
Gue : *ikutan goyang kepala* aduh gak tau mau ngomong apa
Dhike : Perkanalan diri dulu aja
Gue : Ooh *yah dia gak kenal gue, sama seperti prdiksi gue*. Namaku Leon
Dhike : Ooh. Gambar kamu bagus ya.
Gue : Hah? *syok* Oh Makasih
Satpam : *ngusir2 gue*
Gue : Eh iya, ikey lagi liburan kan? Semangat ya liburannya.
Dhike : Hah liburan? Oh, kamu juga semangat ya liburannya
Gue : Makasih Dhike

Okeh. Gue bahagia lagi. Wajah gue sumringah lagi. Pengen nangis, tapi lagi-lagi, sebagai cowok teladan dari komplek perumahan yang pernah gak sengaja masuk TV, gue gak jadi nangis.

Gue ngeblank mau ngomong apa. Tadinya mau ngomongin makaroni dan masako (makanan favorit Dhike). Terus gue lupa bilang Hatur Nuhun ke Dhike (kebiasaan kalo ketemu Dhike, Bilang Terima Kasih jadi Hatur Nuhun). Errr... Yang penting gue bahagia.


 Kalian ini.... :))

Setelah dua kejadian mengharukan tersebut, gue bingung mau oshihen apa enggak...

Kemudian gue ngegaul di fx hingga sore, kemudian pulang ke rumah naik motor-yang-baru-2-hari-beli-langsung-jatuh.

Kok bisa ya mereka tau. Mungkin bener, mereka emang hobi ngestalk diem-diem. Mungkin saat mereka bilanmg "oyasumi", mereka langsung pura-pura tidur, tapi sambil liatin kolom mention yang deras. Mungkin ada nama random yang dipilih, terus distalk.

Di rumah, gue sumringah, dan tertidur nyenyak.

They were right. They know me.


Salam Sumringah

@leonardixb

Sabtu, 06 April 2013

[Buat Leon] Gimana Sih Malem Minggu Lo? (Edisi Wota)

Lagi-lagi temen gue ada yang minta gue buat ngepost malam minggu gue lagi hari ini. Entahlah emang kejadian malem minggu gue sengenes apa sih sampe-sampe harus diceritain terus. Lama-lama blog gue isinya jadi kumpulan malam minggu gue yang gak jelas, mirip sama acara tv sebelah.

Oke, mari meninggalkan kengenesan malem minggu gue kemarin-kemarin.

Hari ini gue pergi ke fx, ya biasa buat "ibadah" (baca : ngewota) ke "altar" (baca : theater JKT48). Iya, hari ini gue dapet tiket buat nonton JKT48 (lagi).

Gue sengaja berangkat jam 10 dari rumah, dan akhirnya baru meninggalkan HI jam setengah 11 (karena harus isi bensin dan minjem helm ke temen). Karena nyampe sana mungkin jam setengah 12 (patokan jam 10). Ternyata mendarat di fx jam 12 siang. Ya gapapa sih, jam 12 mestinya masih dapet tiket pelajar yang harganya cuma 50.000 rupiah.

Nyampe F4, jalan ke antrian pelajar, dan akhirnya .....

Pintu merah kiri itu loketnya. Kayak antri sembako ya.

Gue paling belakang di barisan itu, dan tentu aja tiket pelajar habis (sejak dibatesin quota tiket pelajar sama official, biasa cari untung lah) . Yasudah gue akhirnya bayar 100.000 (tiket umum) dengan bingo nomer 14 warna hijau.
Abis menghabiskan duit gue, gue ke pazia, nongkrong bersama teman-teman gue (entahlah mereka menganggap gue ada apa enggak). Gue ketemu sama Crodim (twitternya : @crodiim) . Fotonya kayak begini :
Kayak anggota boyband pasar malem ya

Dia nonton dengan gue, tapi dia membeli tiket warna biru bingo nomer 3. Dia sombong sama gue, gak mau nungguin gue. Pundung lah urang sama dia, biarin nanti kena batunya. Gue juga ketemu sama Aji. Dia tiket warna hijau juga, tapi bingonya beda sama gue. Jadi intinya gue gak nonton bareng mereka.

Bingo pun dimulai. Gue bingo ke 5, dan duduk di row 5, tengah. Crodim? dia belakang pojok kiri. Kasian? Iya. Tapi itulah takdir.

Lalu ada kageana (kalimat pembuka sebelum theater dimulai). Yang kageana : dhike. Iya, dia super favorite member gue. Dia cantik, rambutnya pendek, geulis banget, minta disundut basreng.
Ada pengumuman juga, kalo Sendy (oshinya crodim) gak bisa perform. Jadi yang perform cuma 15 member aja.
Crodim pun galau di theater
Gue pun ketawa jahat.
Lalu gue nonton theater. Gue kebagian banyak blocking dari Stella, Dhike, dan Delima. Lumayan lah hari ini.
Tapi ada satu hal yang aneh saat theater : Dhike lagi banyak perform ya
Kageana : Dhike
Yang modus saat MC : Dhike
Center Tsundere : Dhike
Perform Manatsu no Christmas Rose : Dhike

*kemudian ikutan galau di theater*
Stella juga cantik kok pas perfom Renai Kinshi Jourei, walaupun micnya error, tetep dia bisa nutupin dengan perform yang keren. Salut.

Setelah theater, ada hitouch. Shania nanyain temen-temen gue. Gue bilang kalo temen-temen gue pada gak dapet tiket. Kemudian sebelahnya ada Stella. Gue ngefreeze. Gue mau siapin fanletter, eh didorong security. Crazy sad.

Gue gagal ngasih fanletter.

Kemudian karena hujan, gue nongkrong lagi di pazia, hingga hampir jam 7 malam. Itu juga gara-gara hujan. Gue cuma nontonin orang-orang pada main laptop.

Kemudian gue pulang, sampe di rumah, dan menulis blog ini.

Jadi kesimpulannya : Malam minggu gue hari ini gak terlalu ngenes, bisa ngeliatin kakak-kakak dan dedek-dedek lutchu jingkrak-jingkrak ditheater dengan kegilaan mereka sendiri.

Well, gue jadi pengen suatu saat, gue ajak pacar gue buat nonton theater JKT48. Gue gak ngechant disana, cuma nonton diem aja. Gue pengen pacar gue juga bisa ngeliat apa sih theater JKT48 itu. Lalu pas unit song "Manatsu no Christmas Rose", gue ngasih bunga mawar putih ke dia di theater, terus gue berkata 
Lihatlah mawar putih ini. Indah bukan? Memang putih, tapi tetap saja keputihannya tidak menampilkan kecantikan dari bunga tersebut. Kenapa? Karena kecantikan bunga ini sudah diambil alih oleh wajah kamu yang cantiknya mengalahkan bunga ini.

Kayaknya keren ya kalo gue ngomong begitu. Sayang gue gak punya pacar.

Yasudahlah, semoga jalan hidup gue masih mulus-mulus aja hahaha.

Btw, gue upload beberapa lagu dari LaskarHI. LaskarHI itu apa? Hmm baca postingan ini dulu deh. Tentu aja anggotanya makin banyak kok Hahaha. Twitternya @LaskarHI48
Laskar HI baru aja merilis coveran (laknad) mereka Ada overturenya dari DJ Kriz, dan ada gue dan teman-teman seperjombloan juga nyanyi. Tentu aja dengan suara ngenes-ngebass gue yang gak karuan hancurnya.
Nih linknya.

Fales? Emang, karena LaskarHI bukan fanbase, apalagi idolgroup. LaskarHI cuma fans komplek yang bertumbuh bersama idol hehehe.


Salam Prinsip Kesucian Hati

@leonardixb

Minggu, 09 Desember 2012

JKT48Theater : Absurd Meeting

Jam 21.00. Gue lagi main komputer. Gue abis pulang dari panti jomblo yang berpusat di tengah ibukota. Enggak, gue gak ngegembel disana. Gue cuma kangen ngeliat bidadari-bidadari cantik yang suka jingkrak-jingkrakan di panggung. Sebenernya hari ini theaternya biasa aja, tapi ada sesuatu yang spesial.

===================================================================================

Perjalanan kali ini gue bersama Rendy Sanusi, calon suaminya Rena (yang katanya namanya pengen berubah jadi Rena Sanusi). Kok cuma berdua? yA biarinlah, yang penting gue nonton.

Oh iya, ada satu tokoh baru, namanya Haris. Fotonya kayak begini :


Siapapun yang bisa ngegelindingin dia dari F7 ke Basement lewat eskalator, gue traktir theater.

Nama : Haris
Panggilan : Lord Haris
Tempat tinggal: Gading Serpong, di pinggir parit Sumarecon Mall Serpong
Oshi : Auvy (siapa Auvy? Baca post yang ini dulu deh)
Hobi ; Ngefap di atas genteng sambil ngemut Pocky
Skill : Member-Magnet (kenapa? baca aja post ini sampe akhir ^^)


Okeh, anak ini jadi bahan bullyan kita hari ini.

Gue dan Rendy berangkat jam setengah 8. Kami berdua udah punya email, tapi karena gue mau WLin temen gue, cewek, jadi ya gue antriin WL deh, siapa tau dapet :v

Ah iya, nama teman cewek gue, sebut saja namanya Fifi. Enggak, bukan Fifi maskot indosiar itu. Dia cewek, tinggi, kacamata, otaku. Suaranya merdu, tapi kalo marah suaranya udah kayak band hardcore.

Setelah nyampe fx, ya seperti pemandangan biasa, seperti antrian beras miskin. Banyak laki-laki berbadan gede yang ngantri WL. Untung Fifi gak ikutan, alhasil gue yang ngantri.

Lagi ngantri, tiba-tiba si manusia-laknad-bahan-bullyan-kita dateng dengan pasrah. Tentu aja gue kata-katain, dan dia diem aja, kayak pasrah gitu. Hmm

Penukaran email udah dibuka.... dan gue masih terperangkap di antrian WL yang didepan gue kira-kira ada lebih dari 70 barbarian. Untung ada Dapit (wota langit, kalo di mitologi Yunani, dia itu kayak Zeus). Alhasil Fifi pun dapet tiket.

Setelah semua Anggota Laskar HI dapet tiket (termasuk si manusia-laknad-bahan-bullyan-kita), kita nonton theater.

Kami menikmatinya dengan penuh sukacita

MC : Apa yang member ingin lakukan di pagi hari?

*gak gue tulis, udah ada yang FR di twitter soalnya*

Gak gue inget semua, karena gue terlalu sibuk memperhatikan 2 member itu. Siapa lagi kalo bukan Stella dan Dhike. Iya, hari ini dia perform. Dan ramalan gue Stella-Dhike-Beby bakal junjou shugi.

Dan benar, Junjou Shugi kali ini : Dhike-Stella-Beby. Mangap untuk kesekian kalinya. Dhike masih hot buat diliat. IMO, doi cocok banget bawain Junjou Shugi. Tenang aja Stella juga keren kok di Junjou Shugi, apalagi kalo misalkan dia jadi "si merah" ^^

Temodemo : Laksani Sister. Yeah gue udah nunggu lama banget ngeliat kakak beradik ini furicopy ^^

encore : baru 1 menit, udah pada ankoru.

Bonus song ; Ponyshu.

*Pas selesai manggung, Kinal ngegendong Dhike. Uhh...

Most memorable HT :
-Shania : "wes Laskar HI"

Iya HT most memorable cuma itu aja. Gue kangen dibales "sami-sami" sama Dhike. Uhh :|

Lalu kita keluar meninggalkan theater dengan bahagia...

.... Cerita masih berlanjut....

Gue dikasih makanan sama Fifi (makasih ya ^^) berupa nasi goreng, yang banyak bungat.

Gue, Rendy, dan si manusia-laknad-bahan-bullyan-kita keliling ke f5, rencananya mau nyari temen-temen lainnya. Tapi, semua berubah ketika kami berjalan menuju eskalator turun....

Gue yang di depan, melihat ada gerombolan cewek, yang di depan mukanya sumringah. Gue langsung berpikir...
Wew ini anak dari mana ya? Kok kecil-kecil udah pada ke mall? Macam **** aja (sensor, tentukan sendiri jawabannya)

Ngelewatin beberapa cewek, gue ngeliat cewek berambut pendek yang membuat gue gundah gulana...
 Kok ada Dhike ya?
Fix, kami ketemu sama member yang lagi jajan.

Haris langsung modus, alesan beli minuman, padahal pengen ngeliat daleman member. Cih. Rendy langsung titip salam ke Sonia dari Sutirta, dan Sonia salam balik ke Sutirta. Gue telat berekasi saat diliatin Dhike.

Okeh, gue diliatin Dhike.....

DAFUQ!?

Kapan Stella bisa kayak gitu ke gue dalam jarak kurang dari 20 cm!? OEEEEE~~~

Gue gak mau oshihen cuma gara-gara diliatin T_T

Lalu gue dan Dhike saling tatap-tatapan dan senyum-senyuman....


Setelah mereka pergi, Haris pun beli minuman itu. Okeh gue selesai ke-stone.

Setelah Haris mendapatkan minuman itu, kami jalan menuju eskalator ke lantai 4. Tapi entah kenapa Rendy dan Haris lari cepet-cepet ke eskalator. Gue bingung, langsung bilang
Oee jangan kenceng-kenceng dong jalannya
Lalu mereka memberikan tanda ke gue biar gue nengok ke belakang. Gue nengok belakang.

Anjir ada Ve sama Ghaida dalam radius 10 cm.

Gue ngibrit ke eskalator, pengen sedih, tapi sekaligus sumringah. Iya, mereka tepat di belakang gue, masih dalam radius 10 cm. Yoweslah, jangan norak gue, tetep stay cool, walaupun berhujung gue duduk di eskalator.

Setelah kejadian itu, Haris kabur karena takut gue tegulingin. Cih lemah. Sementara gue dan Rendy naik ke F5, buat makan, dan ternyata ada yang lewat lagi. Karena gue lagi makan, jadi ya gue diemin aja. Teu waro urang~

Lalu kami pulang dengan wajah super sumringah.

Sekian laporan aneh hari ini

Moral yang bisa diambil :
- Kalo ngeliat member, tetep stay cool, dan jangan tanya2in mereka tentang idol group. Kadangkala mereka ingin merasakan kehidupan mereka sebagai anak remaja biasa, bukan artis. Itulah alesan gue gak ngobrol ke member
- Gue pengen gendong Dhike keliling fx :|


Salam Eskalator

@leonardixb


Selasa, 19 Juni 2012

JKT48Theater 2 (part 2) : Keajaiban Sumpah Cium Tembok

Postingan ini adalah lanjutan dari postingan ini . Karena gue dimention sama memberJKT48 (stella JKT48) karena gue ngasih "sesuatu" ke dia, mau gak mau, gue harus melanjutkan posting ini. Buktinya nanti ya.

===============================================================================

Tanggal 16 Juni telah tiba. Theater day 3 dimulai saat hari itu. Gue bersiap untuk pergi ke Pasaraya Grande untuk ketiga kalinya. Kali ini gak cuma gue doang. Gue bersama Jo Sky, Marcel, Hans, Sutirta, Rendy, Cynthia, dan Julio. Kami menamakan tim kami LaskarHI 48. Suatu saat tim yang terdiri dari 7 fanboy dan 1 fangirl ini akan semakin berkembang, dan dikenali oleh semua mahluk hidup, baik manusia, hewan, dan tumbuhan.

Kami memulai perjalanan kami dari sebuah bunderan yang biasanya banyak angkot ngetem (berhenti mencari penumpang). Saat angkot ngetem, kami berdelapan langsung masuk angkot. Otomatis angkotnya hampir penuh, dan gak jadi ngetem. We conquered the angkot like a boss. Angkot pun langsung membawa kami ke Terminal Pulogadung, tanpa berhenti. Dari Terminal Pulogadung pun kami naek busway juga.

Setelah sampai di Terminal Blok M, kami langsung ke Pasaraya Blok M dan langsung naik lift menuju lantai 7. Saat lift naik, kami melihat di depan ticketboxnya sambil semua berteriak
Wah sepi yaa
Setelah pintu lift terbuka, banyak orang yang lagi duduk di lantai. Ternyata rame bener, dan ticketbox belom dibuka. Kami pun langsung hening dengan muka innocent.

Sebelum ticketbox dibuka untuk orang yang telah memesan tiket via ticketbox dan email, gue iseng berkata kepada temen - temen gw (serta gw juga pernah mengatakannya di twitter sehari sebelum theater) :
Sampe tiba - tiba ada paket Stella (poster Stella bertandatangan, kipas, stiker), gue cium tembok.
Promise accepted.

Tempat penukaran tiketpun dibuka. Yang menuju kesana adalah gue (dengan 1 tiket), jo sky (2 tiket, dia dan Hans), Marcel (2 tiket, dia dan Rendy), dan Sutirta (2 tiket, dia dan Cynthia). Kok gue cuma 1? Berarti anda belom membaca postingan gue sebelumnya. Baca dulu lah -__-

Bagaimana nasib Julio? Dengan maaf sebesar-besarnya, Julio kami tinggalkan duduk terlantar di waiting list. Mau bagaimana lagi, tiket kami enggak cukup. Yasudahlah kita pasrahkan saja dia ke waiting list.

Kami (tanpa Julio) masuk, menukarkan kertas dengan tiket theater, dan masuk. Gue, Cynthia, dan Marcel juga menitipkan fanletter dan fanart buat member JKT48 :)
Mau liat fanart buatan gue? Mau liat banget ya? Kok kepo ya..

Kami mengambil undian nomor 10. Kenapa? Tadinya sih mau nomor 4, tapi udah habis, jadi ya mau gimana lagi. 10 aja deh.

Kami pun berbaris. Sedangkan Julio masih terlantar tak ada tujuan di lantai, berharap bisa masuk theater.

Jam menunjukan pukul 1 siang. 1 jam lagi theater dibuka. Ternyata offical memberikan kejutan. Hari itu dijual paket Sonya dan paket Stella. Gue hening beberapa detik.

Okeh gue harus cium tembok nanti.

Gue langsung mengantri, dan membeli paket Stella. Akhirnya gue dapet poster bertanda tangan Stella, kipas, dan stikernya. Bahagia tingkat wotagei.

Ketika sudah hampir jam 2, pengambilan undian pun dimulai. Ternyata yang dipanggil pertama adalah nomor 4. Beda abis sama 1 bulan yang lalu saat gue mengambil undian nomor 4. Nomor undian 10 pun dipanggil di tengah - tengah. Kami langsung duduk di kursi yang kami inginkan. Jika 1 bulan yang lalu gue duduk di urutan ke 3 dari belakang, sekarang gue duduk di urutan 4 dari belakang. Sedikit kemajuan lah.

Kami sudah merasa bersalah karena meninggalkan Julio terlantar di luar. Ternyata keajaiban pun tiba. Julio masuk theater. Kami senang sekali dan tidak jadi merasa bersalah. Lalu Julio melangkah anggun, dan duduk di barisan ke 6 dari belakang. Yap, dia berada lebih depan daripada kami. Scumbag abis.

Theater pun dimulai. Kami menonton sambil ngechant. Apa itu ngechant? Hmm cari di gugel deh, banyak penjelasannya disitu. Intinya nonton JKT48 itu lebih heboh daripada nonton boyband/girlband lain :)

Karena gue udah pernah nonton, gue udah tau lagu - lagunya. Gue enggak sekaget saat theater pertama. Tetep keren lah theaternya.

Tapi gue dibikin kaget (lagi) saat mereka menampilkan Junjou Shugi. Kalo bulan lalu centernya adalah Sonya, kali ini centernya adalah Dhike. Kaget tingkat skripsi S3.

Dhike, dengan muka yang innocent, jadi center junjou shugi dengan mengenakan seifuku merahnya yang hot. Tiap gemulai gerakannya, membuat mata gue lebih memilih melihat dia daripada Stella (yang saat itu menjadi backdancer). Gue cengok sepanjang Junjou Shugi berlangsung. Wajah Dhike membuat gue galau parah. Untuk pertamakalinya gue goyah sampe cengok begini. Dhike emang maut abis.

Setelah theater selesai, kami (kali ini dengan Julio) handshake dengan member JKT48. Kali ini enggak ada 2shot (foto bareng member). Padahal gue berharap bisa foto bareng Dhike (karena efek dialog itu masih ada sejak 1 bulan yang lalu). Yah semoga aja di lain waktu bisa foto bareng Dhike. *masih belum oshihen kok tenang aja*

Setelah keluar dari theater, kami langsung menuju tempat dimana dompet kami akan dibabat habis : Stand Merchandise.

Gue cukup beli 2 photopack. Di photopacknya sih gak dapet foto Stella sama Dhike. Tapi dengan hasil bernegosiasi dengan orang lain, akhirnya gue mendapatkan foto keduanya. Gue baru sadar, gue kan masih oshimen ke Stella, kenapa udah ngincer sasshin Dhike. Gue bener - bener goyah sampai sekarang ini.

Saat pulang, kami bingung mau ke lantai 7 demi swag idol, atau ke bawah demi uang. Dengan menggunakan koin sakti, kami lempar 5x. Ternyata 3x gambar angka (naik ke atas) dan 2x ke bawah (gambar garuda). Kami langsung naik lift yang ada. Tapi lift berkehendak lain. Liftnya malah kebawah. Alhasil kami gak jadi menghabiskan duit kami demi jajanan itu.

Saat pulang, kami menemukan hal janggal : menemukan busway dengan kode JTM - 048. Jangan - jangan itu adalah busway member JKT48..

Lalu saat pulang naik angkot, kami bertemu dengan fanboy baru yang rumahnya dekat dengan rumah kami. Fanboy ini sangat bawel dan ngondek abis, kayak cowok yang dicekokin barbie mulu dari kecil. Fotonya sih gak perlu dipublikasikan lah, privasi.

Fanboy ini selama perjalanan bernyanyi terus. Yah maklumin aja, fanboy baru, pasti masih berasa euphorianya. Sama kayak Cynthia, fangirl yang baru pertamakali nonton theater, dan *uhuk* kesenengan *uhuk* karena dapet poster bertandatangan dari Stella (oshi dia), padahal jelas - jelas ditulisnya "To : Cyhthia"

Lalu kami pulang ke rumah kami masing - masing dengan bahagia, dan selamat sentosa. Gue gak jadi cium tembok, tapi gue traktir temen - temen gue jus buah, untuk merayakan gue mendapatkan poster Stella bertanda tangan.

Di rumah, gue buka komputer, dan menyalakan twitter, lalu Dhike ngetweet bagaimana dengan junjou shuginya. Gue bales aja, kalo Junjou Shuginya bikin gue speechless (emang kenyataan gue cengok nontonnya).

Dalam hati gue bilang : "kalo dibales gue cium tembok lagi"

Gak berapa lama, tiba - tiba Dhike mention gue.



Okeh, gue langsung cium tembok deket komputer gue.

Lalu gue masuk kamar, dan jeprat jepret hasil buruan gue saat itu.

 Bahagia Tingkat Senbatsu

Gak cuma bahagia, gue juga lagi goyah karena mendapatkan sasshin maut

Goyah Tingkat Senbatsu


Keesokan harinya, gue dan Marcel nonton theater lagi. Kali ini lebih tepatnya gak sengaja. Karena niatnya mau nganterin Marcel ke tempat servis HP di Blok M (ini juga cuma alibi sih).

Gue juga bilang ke Marcel

Kalo gue dapet paket Dhike, gue cium tembok lagi

Saat sampai di theater, kami hanya mengandalkan waiting list.

 Waiting List aja udah kayak gini

Ternyata, gue dan Marcel bisa nonton lagi, karena masih sisa 15 kursi, dan diantaranya gue dan Marcel masuk. Banyak sih yang ga dapet di belakang kami. Tapi mau diapain lagi.
Kami nonton theater lagi dengan tidak bosan :)

Lalu gue dan Marcel pergi ke tempat servis HP di Blok M Plaza (tinggal nyebrang, tapi agak jauh kalo jalan kaki).

Setelah balik, kami ke lantai 7, siapa tau masih ada yang jualan paket. Lalu Marcel ketemu kenalannya, namanya Helmi.

Helmi bilang, kalo tadi ada paket Dhike.

Gue pasrah, dan gue menangis dalam hati.

Yang lebih parah lagi, kata Helmi bahwa Dhike sampe nungguin ada yang mau beli paket Dhike apa enggak

Nyesek tingkat skripsi S3.

Seenggaknya gue gak cium tembok dan enggak oshihen.

Lalu kami pulang ke rumah kami masing - masing dengan pasrah, berharap suatu saat gue dapet poster Dhike bertanda tangan.

Sampai saat ini pun, gue masih bingung mau memilih antara Stella dengan Dhike...

===================================================================================

Bonus : 

-Bukti kenapa gue jadi melanjutkan postingan ini :


-Bukti gue cium tembok

Seandainya yang gue cium itu cewek...

-Keliatan gak kecium? Nih bekasnya

Yang gelap itu, bekas bibir gue -__-

Puas? -__-
Pesan moral : Janji cium tembok itu terkadang ampuh juga...